Wisata Kebun Kurma di Pasuruan

Tidak perlu jauh-jauh ke kawasan Timur Tengah bila hanya sekedar memandang dan melihat perkebunan kurma. Cukup datang saja ke Desa Sukorejo, yag ada di Pasuruan saja. Desa Sukorejo, memiliki perkebunan kurma yang bisa didatangi oleh wisatawan. Meski belum berbuah lantaran belum cukup usia yang matang, pohon-pohon kurma disana subur di kebun dengan luas 3,7 hektar ini. Tidak hanya 400 pohon kurma yang tumbuh subur, taman wisata kurma itu juga ada dan tumbuh sekitar ratusan pohon zaitun, siwak, delima hitam, delima merah hingga pohon tin. Desain kebun wisata kurma itu sangat apik sebagaimana taman sebuah kerajaan dengan penuh buah dari tumbuhan yang ada di Timur Tengah sana.

Wisata Kebun Kurma di Pasuruan

Diantara kebun, tersedia jalan khusus tuk melihat dari dekat. Kebun kurma pun bisa dilihat sembari duduk-duduk santai di kawasan lebih tinggi di bagian hadapan areal taman. Ketika beberapa dari rombongan yang sudah datang ke lokasi ini, tampak seluruh pekerja sibuk pasang kerangka pesawat bekas dari maskapai Bouraq. Tempat pesawat ini pun sangat pas tuk melihat kebun kurma dari jauh. “Saya harap buah kurma disini cepat tampak mata. Nantinya saya mau jualan kurma di dalam pesawat hehe,” ujar pemilik kebun, H Ruslan, sembari bercanda.

Ruslan bilang, selain selaku agrowisata, ia harap kebun itu bisa dimanfaatkan juga sebagai penelitian pertanian pun wisata edukasi buat anak-anak. Bahkan dia persilakan bila ada yang memanfaatkannya tuk latihan menunaikan sebuah ibadah yaitu haji. “Saya juga mau bisa dimanfaatkan menjadi lokasi manasik haji. Disana nanti bakal ada miniatur Kabah sebagai fasilitas penunjangnya,” ujarnya sekaligus menunjuk lokasi yang dicondongkan. Saat ditanya dari mana ada ide unik membangun kebun kurma, pengusaha sigaret kretek tangan tersebut mengatakan gagasan itu muncul begitu saja seperti hembusan angin yang menerpa telinga di tengah jalan.

“Indonesia ini tanahnya gemah ripah lho jinawi, seluruhnya bisa tumbuh dari berbagai macam buah musim dingin hingga musim panas, tak terkecuali juga pohon kurma. Saya gak banyak pertimbangan lagi, ingin berkebun kurma ya cepat-cepat tanam saja,” terangnya. Keberhasilan menumbuhkan satu pohon gurun ini di Pasuruan menjadikan banyak pihak datang padanya tuk melakukan studi. “Ada beberapa kampus yang datang. Terakhir dari pemerintahan kabupaten Kediri, ingin membangun kebun kurma juga,” ujar pria nyentrik itu. Pohon kurma adalah buah utama di wilayah Timur Tengah. Kurma telah dibudidayakan semenjak tahun 6.000-4.000 SM. Tidak hanya dimakan buahnya, bangsa Arab pun mengolahnya buah awetan yang diekspor serta bahan olahan makanan yang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published.