Erick Thohir Tinggalkan Inter Milan, Ini Komentar Pakar Ekonomi Italia

Pakar Ekonomi sekalian wartawan dari Italia, Luigi Dell’Olio mengkritik laporan tentang Erick Thohir yang bakal meninggalkan Inter Milan di penghujung Oktober 2018.

Orang nomor 1 di tim Inter Milan, Erick Thohir semakin dekat dengan perpisahan bersama I Nerazzurri karena Suning Group semakin dekat dengan kontrak guna mengakuisisi saham pengusaha dari Indonesia itu.

Diberitakan kabar kantor kabar ANSA, Suning Group dikatakan sudah mendekati kontrak dengan Erick Thohir guna memperoleh 31, 05 persen saham Inter Milan. Menurut laporan, tepat di 26 Oktober 2018, Suning Group resmi jadi pemilik 100 persen saham Inter Milan serta Thohir memperoleh 200 juta € atas saham yang dilepasnya.

Kabar itu membikin salah satu pakar ekonomi Italia, Luigi Dell’Olio buka suara. Anggapannya, dia telah mengira apabila Erick akan meninggalkan Inter Milan semenjak masuknya pemilik anyar Inter, Suning Group.

“Thohir meninggalkan Inter? Itu merupakan satu hal yang aku kira sesungguhnya telah terprediksi semenjak dahulu. Di dalam satu tim sepakbola terbilang mustahil apabila ditangani dengan 2 pemimpin yang berbeda, ” tutur Dell’Olio.

Pada awalnya, Erick Thohir membeli Inter dari Massimo Moratti dengan memperoleh 70 persen saham serta jadi pemiik saham mayoritas La Beneamata. Di tahun 2016, perusahaan dari China, Suning Group memasuki jajaran pemilik serta membeli saham Inter melalui Erick serta Morratti.

2 nama digadang-gadang bakal menjadi sebagai pengganti Erick Thohir sebagai orang nomor 1 di tim yakni Steven Zhang, anak dari pemilik Suning, Jindong Zhang serta legenda hidup Inter, Javier Zanetti.

Walau akan cabut dari Inter, Thohir dikatakan makin hampir dekat dengan pembelian tim kasta ke 3 dari Inggris, Oxford United.

Oxford sekarang di miliki oleh pengusaha dari Thailand Sumrith Thanakarnjasuth yang menandatangani tim di Februari lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.